10 Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Saat Tidur Yang Manjur

Arinku.com - Tidur yang berkualitas bagi seorang anak adalah kebutuhan yang penting, sebab tumbuh kembang anak terjadi ketika seorang anak tidur. Pentingnya tidur bagi seorang anak dibahas dalam buku berjudul Healthy Sleep Habits, Happy Child karangan Marc Weissbluth. Ujarnya, tidur berfungsi untuk me-refresh otak serta meningkatkan konsentrasi anak. Tidur juga mampu menambah kekuatan otak sebagaimana angkat beban menambah kekuatan otot.

10 Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Saat Tidur Yang Manjur

Sayangnya, tidur anak Anda tidak selalu berkualitas. Ada kalanya anak mengalami gangguan dan tidak mampu tidur dengan nyenyak. Salah satu gangguan tidur yang kerap kali mendera anak adalah batuk. Meski bukan merupakan sebuah penyakit, batuk bisa menjadi pertanda sesuatu yang buruk terjadi pada sistem penapasan anak. Oleh karena itu, Anda harus sesegera mungkin mengatasi hal tersebut dengan 10 Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Saat Tidur berikut ini.

1. Memiringkan Tubuh Anak

Jika tidur anak Anda terganggu karena batuk, cobalah untuk memiringkan tubuh anak. Batuk yang dialami oleh anak ketika tidur bisa jadi karena saluran pernapasannya iritasi. Iritasi pada saluran pernapasan anak bisa terjadi karena naiknya lendir-lendir yang anak Anda telan pada siang hari dikarenakan gravitasi.

Selain memiringkan tubuh anak, ada baiknya Anda juga memerhatikan posisi bantal yang digunakan oleh anak. Gunakanlah bantal yang lebih tinggi ketika malam untuk meminimalisasi naiknya lendir atau cairan dari lambung ke arah tenggorokan. Anda juga bisa memberikan usapan atau tepukan di bagian punggung anak untuk membuatnya nyaman.

2. Mengoleskan Minyak atau Balsam

Selain karena kesalahan posisi tidur, batuk yang dialami anak ketika tidur juga bisa terjadi karena udara dingin pada malam hari. Oleh karena itu, mengoleskan minyak angin atau balsam cukup disarankan. Akan tetapi jika anak Anda tidak menyukai aroma minyak angin atau balsam yang menyengat, Anda bisa menggantinya dengan larutan garam dalam air hangat.

Usap dan pijat lembutlah minyak, balsam, atau air garam hangat di sekitar punggung dan leher. Selain akan membuat tubuh anak terasa lebih hangat, usapan tangan Anda juga akan membuatnya merasa nyaman.

3. Membersihkan Tempat Tidur

Berhenti beraktivitas ketika malam tidak serta merta membuat debu dan kotoran ikut berdiam diri. Tiupan angin bisa membuat dua hal tersebut melayang dan masuk ke dalam hidung, atau menumpuk di bantal sehingga mudah terhirup oleh anak yang sedang tidur. Debu dan kotoran yang terhirup bisa membuat anak Anda batuk. Oleh karena itu, rajin-rajinlah membersihkan debu dan kotoran dari tempat tidur dan kamar Anda untuk mengatasi hal tersebut.

4. Menyalakan Humidifer

Di beberapa saat ketika musim pancaroba, udara saat malam menjadi tidak nyaman, apalagi di beberapa kota besar. Hal tersebut membuat udara cukup kering dan membuat hidung anak Anda mengalami iritasi. Iritasi inilah yang menyebabkan anak kerap kali mengalami batuk ketika tertidur. Menyalakan humidifer adalah salah satu alternatif untuk membuat kelembapan udara berada di angka yang normal. Kelembapan udara yang normal mampu membuat pernafasan anak lebih nyaman dan lancar.

5. Mengonsumsi Vitamin C dan Antioksidan

Penyebab anak Anda mengalami batuk ketika tidur tidak hanya bermula dari buruknya sirkulasi udara di dalam kamar atau posisi tidur. Batuk juga merupakan gejala dari penyakit tertentu yang berakibat dari lemahnya sistem imun anak. Cara mengatasi batuk pada anak saat tidur bisa dimulai dengan membiasakan anak untuk banyak mengonsumsi sumber vitamin C dan antioksidan.

6. Meminum Madu Hangat

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C dan atioksidan, madu juga ditengarai mampu meredakan batuk yang terjadi ketika anak tidur. Madu memang bahan makanan yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Agar mendapatkan hasil yang optimal, madu perlu anakn Anda minum sesaat sebelum tidur.

Sebanyak 1 sdt madu bisa Anda campurkan dengan satu cangkir air hangat atau teh. Madu dalam larutan air panas bersifat antiinflamasi yang mampu meredakan tenggorokan serta membunuh bakteri dan kuman.

7. Meminum Teh Akar Manis

Akar manis atau Licorice/Liquorice yang dibuat teh ternyata mampu menekan kemungkian anak mengalami batuk-batuk saat tidur. Akar dari tanaman sejenis polong-polongan ini memang dikenal dengan khasiatnya dalam dunia medis atau kesehatan. Selain mampu menyegarkan saluran penapasan, teh akar manis juga mampu meredakan peradangan di area tenggorokan.

Produk teh akan manis sudah bisa Anda temukan dengan mudah di pasaran. Anak Anda perlu menyeduh dan mengonsumsi teh akar manis beberapa menit sebelum tidur untuk meredakan tenggorokan. Kombinasikan pengonsumsian teh akar manis dengan menu makan yang bernutrisi seperti sup ayam yang kaya akan bawang putih.

8. Menyeduh Teh Jahe

Jahe memiliki karakteristik rasa yang hangat. Menyeduh jahe dalam bentuk teh sebelum tidur mampu menghangatkan tubuh anak sehingga anak mampu terhindar dari batuk saat tidur. Teh jahe kini sudah tidak susah lagi dibuat, Anda bahkan bisa membeli produknya secara luas di pasaran. Akan tetapi, jika Anda berniat membuatnya sendiri Anda perlu memerhatikan langkah-langkah berikut ini.Bersihkan beberapa potongan kecil jahe,Masukkan ke dalam air mendidih,Beri madu agar terasa lebih manis,Anda juga bisa menambahkan daun mint,Hidangkan selagi hangat.

9. Menghirup Uap

Terapi uap sudah umum digunakan untuk melancarkan pernapasan manusia. Jika anak Anda kerap kali batuk saat tertidur dan tidak bsia berhenti, panaskanlah air hingga mendidih. Ajak anak Anda yang terbangun untuk menghidup uap di tempat yang tertutup seperti kamar mandi.

Agar lebih mudah dan praktis, Anda bisa memidahkan air panas yang beruap ke dalam sebuah baskom kecil. Campur dengan air dingin agar tidak terlalu menyengat. Minta anak Anda untuk menghirup uap yang muncul sambil kerubungi kepalanya dengan handuk. Anda bisa mencampur minyak essensial dalam air panas. Lakukan secara teratur selama 15 menit setiap malam maka batuk anak Anda akan berhasil diatasi.

10. Menggunakan Larutan Garam

Larutan garam tidak hanya bermanfaat bagi penderita masalah gigi dan gusi. Larutan garam dalam air hangat juga mampu mengatasi batuk pada anak saat tidur. Penggunaannya pun tidak terbatas pada satu cara, Anda bisa memilih beberapa prosedur sesuai dengan kebutuhan dan usia anak Anda.

Kombinasikan ½ sdt garam larutan dengan nasal aspirator untuk anak di bawah usia satu tahun. Anda bisa menggunakan beberapa tetes larutan tersebut di lubang hidung anak dan menyedotnya dengan nasal aspirator untuk mengeluarkan lendir. Akan tetapi, Anda juga bisa menjadikan larutan air garam untuk dibalur disekitar leher jika menginginkan cara yang lebih minim risiko.

Mengingat pentingnya tidur berkualitas untuk anak, sebagai orang tua sudah seharusnya Anda mengatasi berbagai gangguan tidur pada anak termasuk batuk. Oleh karena itu, ketahuilah berbagai Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Saat Tidur agar anak mampu tidur dengan nyenyak dan tumbuh dengan optimal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel