7 Manfaat Biji Chia Seed Untuk Kesehatan yang Telah Terbukti

Banyak sekali jenis makanan yang sehat dan dimasukkan ke dalam daftar superfood. Untungnya, kebanyakan makanan tersebut cenderung lebih murah daripada jenis-jenis makanan junk-food yang banyak diburu orang-orang. Salah satunya adalah biji chia yang dikemas dengan nutrisi penting untuk meningkatkan kesehatan otak dan tubuh anda. 

7 Manfaat Biji Chia Seed Untuk Kesehatan yang Telah Terbukti

Biji chia sendiri merupakan sejenis biji hitam dari kelompok tumbuhan salvia hispanica, dimana memiliki hubungan erat dengan mint. Di zaman dahulu, biji ini begitu sangat penting bagi suku Aztecs dan Maya. Mereka memanfaatkannya sebagai penambah energi. Faktanya, chia sendiri berasal dari bahasa suku Maya yang artinya “kekuatan”.

Manfaatnya pun masih terus diteliti dan dimanfaatkan hingga zaman sekarang. Para peneliti sendiri telah berhasil menemukan kandungan nutrisi di dalam biji hitam kecil yang satu ini. Dikutip dari self.com, dari 28 gram biji chia saja tubuh anda bisa mendapatkan berbagai nutrisi seperti:
  • Serat: 11 gram
  • Protein: 4 gram
  • Lemak: 9 gram (5 diantaranya merupakan jenis asam lemak omega-3)
  • Kalsium: 18% dari kebutuhan harian yang direkomendasikan (RDI)
  • Mangan: 30% RDI
  • Magnesium: 30% RDI
  • Fosfor: 27% RDI
  • Mengandung juga sejumlah nutrisi: Zinc, vitamin B3 (niasin), kalium, vitamin B1 (tiamin), dan vitamin B2.
Dari deretan nutrisinya di atas, tentunya biji chia bisa dimasukkan ke dalam salah satu jenis makanan tersehat di dunia. Pastikan anda mendapatkan asupan biji chia secara rutin, agar bisa menikmati manfaat yang sudah kami paparkan di bawah ini secara lengkap.

1. Dikemas dengan Antioksidan

Terdapat sisi dari biji chia yang mengandung kadar antioksidan tinggi di dalamnya. Antioksidan ini akan melindungi lemak sensitif dalam biji tersebut agar tidak berbau tengik.

Meskipun mendapatkan asupan antioksidan dari suplemen masih menuai perdebatan, tetapi para peneliti sendiri sepakat bahwa asupan antioksidan dari makanan lebih mampu memberikan manfaat dan efek kesehatan terhadap tubuh seseorang.

Terlebih antioksidan yang terdapat dalam biji chia mampu melawan produksi radikal bebas, yang mana bisa merusak sel-sel molekul dan berkontribusi terhadap penuaan dan penyakit mematikan seperti kanker.

2. Hampir Semua Karbohidratnya Berupa Serat

Takut mengkonsumsi karbohidrat ketika gula darah anda tinggi? Maka cobalah beralih pada biji chia. Dari 28 gram biji chia memiliki 12 gram karbohidrat. Tetapi 11 gram dari total karbohidrat tersebut berupa serat yang tubuh anda tidak akan mampu mencernanya.

Serat sendiri cenderung tidak akan meningkatkan gula darah atau membutuhkan insulin untuk dibuang. Meskipun termasuk ke dalam keluarga karbohidrat, tetapi efek kesehatannya sangat jauh berbeda dari karbohidrat yang mudah dicerna yang biasa anda makan dari nasi atau roti putih.

Selain itu, dikarenakan kandungan serat larutnya yang tinggi, biji chia akan mampu menyerap 10 hingga 12 kali air lebih banyak dari ukurannya sendiri, dan menciptakan sejenis gel untuk mendukung proses pencernaan tubuh anda yang sehat dan terhindar dari konstipasi.

Serat dalam biji chia sangatlah ramah terhadap bakteri baik di usus anda, sehingga jumlah mereka bisa terjaga dengan baik dan membuat tubuh anda terhindar dari berbagai macam penyakit. Sumber 2.

3. Mengandung Protein Berkualitas Tinggi

Dari jumlah beratnya, sebanyak 14% merupakan protein, yang mana terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan kadar protein dalam tanaman lainnya. Mereka juga memiliki asam amino esensial dalam kadar yang seimbang, sehingga tubuh anda pun mampu menggunakan kadar protein yang dimilikinya secara lebih baik lagi.

Protein sendiri memiliki beragam manfaat kesehatan dan sejauh ini yang paling sering digunakan dalam membantu proses menurunkan berat badan. Asupan protein yang tinggi juga sudah terbukti mampu mengurangi nafsu makan dan mengurangi perasaan ngidam makanan hingga 60%, serta terhindar dari camilan malam sebanyak 50%.

Biji chia bisa menjadi pengganti alternatif bagi para vegetarian yang masih menginginkan protein.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Banyak para pakar kesehatan percaya bahwa biji chia memiliki kemampuan dalam membantu seseorang dalam menurunkan berat badannya. Seperti yang sudah disebutkan di atas, ini dikarenakan kandungan serat larut dan protein di dalamnya.

Serat larut milik biji chia dapat menyerap air dalam jumlah besar dan kemudian membesar di perut anda, sehingga membuat anda merasa kenyang lebih lama dan mengurangi penyerapan dari makanan.

Beberapa penelitian juga telah mempelajari tipe serat larut bernama glucomannan, yang mana memiliki cara kerja yang hampir sama dalam membantu menurunkan berat badan seseorang.

Sementara protein dalam biji chia dapat membantu mengontrol nafsu makan dan asupan makanan ke dalam perut anda. Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi biji chia saat sarapan dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi asupan makan berlebih dalam jangka pendek.

Makanan yang mengenyangkan dan memiliki kemampuan dalam meningkatkan perasaan kenyang lebih lama merupakan jenis yang dicari-cari oleh para pelaku diet menurunkan berat badan. Jadi, jika anda ingin terhindar dari berat badan berlebih atau obesitas, pastikan untuk selalu mengkonsumsi biji chia dari waktu ke waktu.

5. Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Mengingat bahwa biji chia memiliki kadar tinggi akan protein dan omega-3, maka secara otomatis makanan ini pun bisa mengurangi resiko anda terkena penyakit jantung. Manfaatnya tersebut bahkan telah menjalani uji coba klinis dalam beberapa penelitian terkait.

Seperti contohnya penelitian terhadap tikus menemukan bahwa biji chia dapat mengurangi faktor resiko penyakit jantung tertentu seperti trigliserida, peradangan, resistensi insulin, dan lemak perut. Mereka juga mampu meningkatkan kolesterol baik HDL secara signifikan.

Sementara penelitian pada manusia memperlihatkan bahwa biji chia mampu mengurangi tekanan darah pada orang-orang yang tengah menderita hipertensi, yang mana telah menjadi faktor resiko seseorang terkena penyakit jantung.

Secara garis besar, terdapat kemungkinan biji chia mampu mengurangi resiko seseorang terkena penyakit jantung selama digabungkan dengan gaya hidup sehat dan pola makan yang benar, seperti misalnya rajin berolahraga dan menghindari makanan berkolesterol tinggi.

6. Mendukung Kesehatan Tulang

Biji chia pun ternyata bisa berefek langsung terhadap kesehatan tulang anda, dikarenakan biji kecil hitam ini mengandung sejumlah kalsium, fosfor, magnesium, dan protein. Kandungan kalsium di dalamnya sangatlah mengagumkan, yaitu sekitar 18% RDI dari 28 gram biji chia yang anda makan.

Tetapi sayangnya, biji chia juga mengandung asam fitat yang bisa mengurangi penyerapan kalsium dalam jumlah tertentu. Jadi akan lebih baik jika anda menggabungkannya dengan makanan atau minuman lainnya yang mengandung kalsium tinggi, seperti susu sapi atau produk susu lainnya (dairy).

7. Mengurangi Kadar Gula Darah

Mungkin inilah salah satu manfaat paling populer dari biji chia, yaitu mampu mengurangi kadar gula darah berkat karbohidrat serat yang dimilikinya. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji bisa menyebabkan anda terkena penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Untungnya biji chia dapat membantu anda mengatasi masalah tersebut. Dalam sebuah penelitian terhadap binatang memperlihatkan bahwa biji chia mampu meningkatkan sensitivitas insulin, mengontrol gula darah, dan menstabilkan kadar gula darah setelah makan.

Sementara penelitian pada manusia memperlihatkan bahwa biji chia dapat mengurangi kenaikan gula darah setelah makan. Efeknya terhadap manusia tentunya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut agar kita mampu menemukan lebih banyak manfaat kesehatan lainnya.

Referensi :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel