8 Gejala dan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium

Yodium merupakan mineral esensial yang biasanya bisa ditemukan di dalam makanan laut atau seafood. Disebut esensial karena tubuh anda tidak mampu dalam memproduksinya secara alami, jadi mau tidak mau anda harus mendapatkannya melalui makanan.

Yodium sendiri sangatlah dibutuhkan oleh tubuh anda, terutama kelenjar tiroid menggunakannya untuk membat hormon tiroid, yang mana telah dikenal sebagai jenis hormon yang mampu mengatur pertumbuhan, memperbaiki kerusakan sel-sel, dan mendukung metabolisme yang sehat. 

8 Gejala dan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium


Sayangnya, lebih dari sepertiga orang-orang di dunia ini beresiko mengalami kekurangan atau defisiensi yodium. Menurut sebuah jurnal dari The Lancet menyebutkan beberapa orang yang lebih beresiko terkena kekurangan yodium adalah:

  • Wanita hamil
  • Mereka yang tinggal di negara-negara yang tanahnya memiliki sedikit kandungan yodium. Beberapa diantaranya adalah Asia Selatan, Asia Tenggara (termasuk Indonesia), Selandia Baru, dan Eropa.
  • Mereka yang tidak mengkonsumsi garam beryodium.
  • Para vegetarian.

Kekurangan yodium sendiri tentunya dapat memberikan anda beragam gejala kurang menyenangkan. Gejalanya sendiri lebih mirip seperti gejala pada hipotiroidisme, atau kondisi hormon tiroid yang rendah.

Kedua kondisi tersebut sebenarnya saling berhubungan, karena pada dasarnya produksi hormon tiroid akan membutuhkan yodium, sehingga kekurangan yodium pun akan berpotensi mengalami jumlah hormon yodium rendah dalam tubuh.

Adapun beberapa tanda atau gejala anda mengalami kekurangan yodium di tubuh sudah kami paparkan secara lengkap di bawah ini.

1. Pembengkakan di Leher


Pembengkakan di area depan leher merupakan gejala umum seseorang tengah mengalami kekurangan yodium. Kondisi ini seringkali disebut sebagai gondok dan terjadi ketika kelenjar tiroid anda tumbuh terlalu besar.

Kelenjar tiroid sendiri secara normal memiliki ukuran kecil dan berbentuk seperti kupu-kupu di area depan leher anda, dimana berfungsi dalam membuat hormon tiroid setelah menerima sinyal dari hormon perangsang tiroid (TSH – thyroid-stimulating hormone).

Ketika TSH dalam darah tersebut kadarnya meningkat, maka kelenjar tidoir anda pun akan menggunakan yodium untuk memproduksi tiroid. Tetapi ketika tubuh anda memiliki kadar yodium yang rendah, maka akan terjadi gangguan dari proses tersebut.

Demi memenuhi kebutuhannya tersebut, kelenjar tiroid anda pun akan bekerja lebih keras demi menciptakan kelenjar tiroid yang telah terstimulasi, sehingga sel-selnya pun akan tumbuh dan berlipat ganda dan menyebabkan anda terkena gondok.

Untungya, kebanyakan kasus bisa diobati dengan cara meningkatkan asupan yodium secara berkala. Tetapi jika gondok tersebut tidak bisa diobati setelah bertahun-tahun lamanya, kemungkinan terdapat kerusakan permanen pada kelenjar tiroid anda. Segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

2. Kenaikan Berat Badan


Kenaikan berat badan yang tak terduga-duga merupakan tanda lain dari kekurangan yodium di tubuh. Sama halnya seperti kasus di atas, kenaikan berat badan pun disebabkan ketika tubuh anda tidak cukup memiliki yodium untuk memproduksi hormon tiroid.

Hormon tiroid sendiri memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah membantu mengatur kecepatan dari metabolisme, yaitu sebuah proses yang mana tubuh anda mengubah makanan menjadi energi dan panas.

Ketika kadar hormon tiroid anda rendah, maka tubuh anda pun akan mulai membakar lebih sedikit kalori saat beristirahat. Sayangnya, aktivitas ini akan membuat kelebihan kalori yang masuk tersimpan sebagai lemak.

Jadi, mengkonsumsi makanan yang beryodium juga diperlukan bagi anda yang tengah menjalani diet menurunkan berat badan agar metabolisme anda tidak melambat.

3. Kelelahan dan Kelemahan


Kelelahan dan kelemahan juga termasuk ke dalam gejala lain dari kekurangan yodium. Faktanya, banyak sekali penelitian yang telah menemukan bahwa hampir 80% orang-orang dengan hormon tiroid rendah di tubuhnya mengalami perasaan lelah, letih, dan lemah sepanjang hari.

Gejala ini terjadi karena hormon tiroid mencoba membantu tubuh anda menciptakan energi. Tetapi ketika kadar hormon tiroid anda terlalu rendah, maka tubuh pun pada akhirnya tidak mampu melakukannya.

4. Rambut Rontok


Hormon tiroid juga sebenarnya membantu mengontrol pertumbuhan folikel rambut anda. Tetapi ketika kadar hormon tiroid anda rendah karena tubuh anda kekurangan yodium, maka folikel rambut pun akan berhenti beregenerasi. Jika dibiarkan terlalu lama, maka akan berdampak pada kerontokan rambut.

Untuk alasan inilah, mereka yang kekurangan yodium akan cenderung kehilangan rambut mereka akibat kerontokan yang tak terkontrol. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 700 orang dengan kadar hormon tiroid rendah menemukan bahwa 30% dari mereka cenderung mengalami kerontokan rambut.

Jika anda mengalami kerontokan rambut secara tiba-tiba, segera tingkatkan asupan mineral yodium demi mengembalikan kadar hormon tiroid anda ke kisaran normal.

5. Kulit Kering, Kasar, dan Bersisik


Kulit kering dan bersisik juga bisa menjadi efek pada orang-orang yang kekurangan yodium. Faktanya, beberapa penelitian sendiri telah menemukan bahwa di lebih dari 77% orang-orang yang mengalami kekurangan yodium cenderung mendapati dirinya memiliki kulit kering dan bersisik. 

Hormon tiroid yang juga mengandung yodium dapat membantu sel-sel kulit anda meregenerasi dirinya sendiri. Tetapi ketika kadar hormon tiroid anda rendah, regenerasi tersebut tidak akan terjadi sesering biasanya, sehingga menyebabkan kulit kering dan bersisik.

Terlebih lagi, hormon tiroid juga membantu tubuh anda dalam mengatur keringat. Mereka dengan kadar hormon tiroid rendah cenderung memilik kadar keringat yang rendah. Mengingat keringat sendiri berfungsi sebagai pelembab alami kulit dan menghidrasi tubuh, kekurangan keringat pun bisa menyebabkan efek sebaliknya, yaitu kulit kering dan bersisik.

6. Merasa Dingin Dari Biasanya


Dalam banyak penelitian menemukan bahwa lebih dari 80% orang-orang dengan hormon tiroid rendah merasa sensitif terhadap temperatur dingin. Ini terjadi ketika laju metabolisme anda melambat, yang pada akhirnya akan sedikit menghasilkan panas dan menyebabkan anda merasa lebih kedinginan dari biasanya.

Selain itu, hormon tiroid juga bisa meningkatkan akvititas lemak coklat dalam tubuh, yaitu sejenis lemak yang ahli dalam menciptakan panas. Artinya, kadar hormon yang rendah pun dapat mencegah lemak coklat tersebut melakukan pekerjaannya dengan efektif.

7. Perubahan Detak Jantung


Detak jantung anda mengukur seberapa seringnya detak jantung anda terjadi per menitnya. Tentunya bisa dipengaruhi oleh kadar yodium dalam tubuh anda. Mendapatkan terlalu sedikit dari mineral ini dapat membuat jantung anda berdetak lebih lambat dari biasanya, sementara kelebihan yodium malah dapat membuatnya berdetak terlalu cepat.

Dengan begitu, mendapatkan asupan yodium yang normal sangatlah disarankan dari waktu ke waktu. Kekurangan yodium yang parah dapat menyebabkan detak jantung lambat secara tidak wajar, sehingga bisa berdampat pada gejala lainnya seperti kelelahan, kelemahan, pusing, dan kemungkinan pingsan.

8. Masalah Belajar dan Mengingat


Kekurangan yodium juga bisa berdampak buruk terhadap kemampuan belajar dan mengingat anda, sehingga bisa menjadi masalah serius bagi para pelajar.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 1000 orang menemukan bahwa mereka yang memiliki kadar yodium lebih tinggi mampu melakukan tes belajar dan ingatan lebih baik, dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki kadar hormon tiroid rendah di dalam tubuhnya.

Hormon tiroid bisa membantu otak anda untuk tumbuh dan berkembang. Itulah kenapa kekurangan yodium dapat mengurangi kinerja otak dan merugikan masa pembelajaran anda.

Fakta lain memperlihatkan bahwa hippocampus, yaitu bagian dari otak yang mengontrol ingatan jangka panjang, nampak terlihat lebih kecil pada orang-orang yang memiliki kadar hormon tiroid rendah.

Dengan ini memperlihatkan bahwa asupan yodium sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari anda, demi menunjang aktivitas dan kesehatan tubuh. Beberapa sumber terbaik dari yodium bisa anda dapatkan dari seafood, ikan, rumput laut, atau garam beryodium.

Referensi : ncbi.nlm.nih.gov

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel